Maskapai Indonesia yang Menggunakan Airbus A320

 

Maskapai Indonesia yang Menggunakan Airbus – Dunia penerbangan di Indonesia tak ubahnya sebuah kompetisi. Mereka saling bersaing meraih simpati publik dengan fasilitas-fasilitas terbaru, termasuk dengan meremajakan armada untuk meminimalkan biaya operasional. Salah satu armada yang paling banyak dilirik oleh mereka adalah Pesawat Airbus A320.

Nah, mana saja diantara maskapai Indonesia yag menggunakan Airbus A320 terbaru? Berikut ini beberapa diantaranya.

 

AirAsia

Maskapai yang bermain di low cash carrier di Asia ini tercatat sebagai pengguna pesawat Airbus A320 terbesar di dunia. AirAsia yang berpusat di Malaysia ini memiliki tak kurang dari 475 unit Airbus A320, dimana 264 diantaranya Airbus A320 Neo dan 211 sisanya adalah Airbus A320 Ceo. Bahkan pada Desember 2012 silam AirAsia menambah lagi sebanyak 100 unit. Hingga saat ini AirAsia sudah beroperasi ke sejumlah bandara di kota-kota besar di Asia seperti Tokyo, Bangkok, Kuala Lumpur, Manila dan Jakarta. Tiga negara yang diklaim menjadi “Tambang Emas” AirAsia yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

 

Merpati Nusantara Airlines

Terlepas dari kondisinya sekarang yang sudah dinyatakan bangkrut dan berhenti mengudara secara total, Merpati Nusantara Airlines merupakan salah satu maskapai Indonesia yang menggunakan Airbus A320 paling banyak. Tahun 2013 lalu maskapai ini sempat mendatangkan sejumlah pesawat Airbus A320 dan mengoperasikannya secara sewa (leasing) sehingga biaya operasionalnya lebih efisien. Bahkan kala itu Calon Pilot Airbus A320 Merpati Nusantara Airlines mendapat pendidikan khusus dari Aero Academy Pte Ltd, sebuah anak perusahaan Singapore Technology Aerospace.

 

Citilink

Maskapai penerbangan yang merupakan anak usaha Garuda Indonesia (PT. Garuda Indonesia Tbk) ini juga menggunakan Airbus A320. Pesawat Airbus A320 sendiri merupakan kontrak pertama Citilink dengan Airbus yang berbasis di Perancis tersebut. Kontrak pertama dilakukan atas nama Garuda Indonesia terdiri dari 10 Airbus A320 Neo dan 5 Airbus A320 Ceo. Kontrak kedua dilakukan pada Januari 2013 sebanyak 25 unit pesawat dengan harga per-unit US$40 juta.

 

Batavia Air

Senasib dengan Merpati Nusantara Airlines, Batavia Air juga sudah dinyatakan bangkrut dan berhenti mengudara secara total. Namun begitu Batavia Air juga pernah tercatat sebagai maskapai Indonesia yang menggunakan Airbus A320, dan sempat mengoperasikannya sebanyak 5 buah.

 

Mandala Airlines

Satu lagi maskapai penerbangan di segment low cash carrier Mandala Airlines menjadi ‘pelanggan’ Airbus A320. Tercatat hingga tahun 2015 lalu maskapai penerbangan ini sudah mengoperasikan pesawat Airbus A320 sebanyak 25 buah. Bahkan awal Maret 2013 maskapai ini telah mengoperasikan sebanyak 7 unit Airbus A320. Ekspansi besar-besaran telah direncanakan oleh Mandala Airlines dengan membuka rute penerbangan baru. Otomatis armada pesawat Airbus A320 juga akan ditambah.

 

 

Selain maskapai penerbangan murah di atas, Garuda Indonesia yang notabene maskapai penerbangan pelat merah di Indonesia pernah memesan Aribus A320 sebanyak 25 unit tahun 2013 lalu dan langsung mengoperasikannya sebanyak 14 buah kala itu.